Mini tryout (MTO) merupakan kegiatan wajib bagi para calon anggota Mahasiswa Pecinta Alam "Wanaprastha Dharma" Universitas Udayana (Mapala “WD” Unud) pada Masa Bimbingan Pelatihan Tingkat Dasar XLI (Mabim PTD XLI). Kegiatan yang berlangsung pada 16-18 Januari 2024 ini dijadikan sebagai wadah untuk para calon anggota mempraktikkan materi yang telah diajarkan sesuai dengan divisinya. Selain melatih keterampilan, para calon anggota mini tryout juga diharapkan mampu menghasilkan suatu output yang nantinya akan dishare untuk khalayak umum. Pada MTO divisi selam XLI, output tersebut berbentuk data biota laut dan pemetaan dive site.

Pada MTO divisi selam PTD XLI, para peserta melakukan skindive di dive site Coral Garden Pantai Lipah, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali. Peserta MTO selam PTD XLI terdiri dari sembilan calon anggota dan dua anggota Mapala “WD” Unud sebagai pendamping instruktur. Sembilan calon anggota itu adalah Bonifasius Bagus Suryapradana (CA-2341024), Ni Kadek Dewi Dwi Payani (CA-2341029), Chelsea Melati Natalia Sirait (CA-2341030), I Ketut Dedy Rustyawan (CA-2341017), Ahmad Syairazy Weis (CA-2341031), Maria Astri Wahyuningtyas (CA-2341004), Rescyel Graceia Tranata Sirait (CA-2341027), Usamah Ahmad Al Harits (CA-2341019), Jovianka Pratama Santoso (CA-2341002), dan dua anggota Mapala “WD” Unud, yaitu I Made Herry Indrayana (WD-2239771) dan Dwi Siwiasri Santika (WD-2340781).

Foto bersama peserta MTO divisi selam PTD XLI
Sumber: Dokumentasi MTO divisi selam PTD XLI

Lokasi yang dipilih oleh tim adalah Pantai Lipah, salah satu pantai dengan tempat snorkeling berisi coral garden yang mudah diakses bagi para skin diver pemula. Terumbu karang di pantai pasir hitam ini dipenuhi dengan kehidupan bawah laut yang sangat beragam. Oleh karena itu, Pantai Lipah menjadi lokasi yang cocok bagi para calon anggota mini tryout divisi selam untuk mengasah dan menerapkan kemampuan skindiving dengan mendata biota laut dan melakukan pemetaan dive site pada tahap masa bimbingan PTD XLI Mapala “WD” Unud.

Pada hari pertama, para peserta melakukan penyelaman untuk membiasakan diri di laut. Biota yang dapat dilihat pada hari itu tidak banyak karena cuaca buruk dan ombak yang tinggi menyebabkan air tidak sejernih biasanya. Pada hari kedua, dilakukan penyelaman II dan III dengan pembagian dua tim dengan tugas pendataan biota laut dan pemetaan bawah laut. Pembagian tim dilakukan dengan tujuan untuk mempermudah pengawasan kepada sesama anggota tim. Pendataan dilakukan dengan cara yang sederhana, yaitu dengan skindive mengelilingi koral-koral dan merekamnya menggunakan action cam. Hasil dari rekaman tersebut akan diidentifikasi oleh tim. Tim yang lain melakukan tugas pemetaan divesite dengan metode mengitari area coral garden. Pada hari ke-3, para peserta melakukan penyelaman kembali untuk kepentingan dokumentasi kegiatan dan identifikasi biota laut lebih lanjut. Di hari ketiga, tim menemukan dua jenis penyu, yaitu penyu hijau (green turtle) dan penyu sisik (hawksbill turtle).

Dokumentasi penyu hijau
Sumber: Dokumentasi MTO divisi selam PTD XLI

Hasil pemetaan
Sumber: Dokumentasi MTO divisi selam PTD XLI

Karena bulan Januari merupakan musim hujan, cuaca saat berkegiatan cukup buruk. Selama 3 hari berkegiatan hujan cenderung turun pada siang-sore hari. Ketika hujan turun, arus lebih kuat, visibilitas dalam air berkurang, dan ombak tidak setenang biasanya. Namun, bila visibilitas di bawah air baik, biota dan objek bawah laut ini tidak kalah menarik dengan pantai-pantai lainnya. Dua jenis penyu dan banyak jenis ikan maupun koral yang telah ditemukan membuat dive site ini sangat menarik bagi para peserta. Coral garden di pantai ini belum berkembang begitu besar, tetapi jumlahnya cukup banyak. Jenis biota yang banyak ditemukan dalam terumbu karang ini juga berbeda dengan pantai-pantai lain di dekatnya sehingga penyelaman di depan pantai ini memberikan experience yang unik.

Kami, seluruh peserta MTO divisi selam PTD XLI mengucapkan terima kasih kepada perangkat Desa Bunutan yang telah memberikan izin dan dukungan kepada kami selama kami berkegiatan di lapangan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap kelancaran MTO ini secara langsung maupun tidak langsung. Kami berharap artikel dari kegiatan ini dapat memberi manfaat yang nyata.


Foto bersama empat peserta dengan perbekel Desa Bunutan
Sumber: Dokumentasi MTO divisi selam PTD XLI