Hari raya Nyepi merupakan tradisi yang masih dijaga sampai saat ini oleh masyarakat Bali. Hari raya Nyepi bermakna sebagai pembersihan dan penyucian pikiran dan indria dari sifat keduniawian. Pada saat pelaksanaan hari raya Nyepi, umat Hindu melakukan pengendalian nafsu dan emosi dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian. Catur Brata Penyepian adalah empat pengendalian diri terhadap nafsu dan sifat keduniawian yang terdapat dalam diri manusia. Namun, dewasa ini pelaksanaan Catur Brata Penyepian sering kali mengalami permasalahan. Salah satu contohnya ialah sikap intoleransi yang kerap kali menghiasi perayaan hari raya Nyepi dan mencederai makna serta esensi dari pelaksanaan Catur Brata Penyepian di Bali.
https://bit.ly/KajianFPMHD-UnudCaturBrataPenyepian