Pers Mahasiswa Akademika terlahir dari kegelisahan mahasiswa Unud pada medio 1980-an terkait kehadiran sebuah media yang bisa menyalurkan minat jurnalistik mahasiswa. Sekelompok mahasiswa yang dikoordinir IGP Wirawan, yang juga merupakan PR IV Unud pada masa itu, menggagas terbentuknya sebuah komunitas pers mahasiswa.
Setelah melalui pergulatan panjang selama hampir 3 tahun, pers mahasiswa di Unud lahir tepatnya pada 17 Maret 1983. Kala itu, Akademika masih bernama Pers Kampus Akademika. Berdasarkan keputusan Musyawarah Kerja tahun 2001, Pers Kampus Akademika resmi berubah nama menjadi Pers Mahasiswa Akademika.
Sebelum Akademika, Unud pernah mengenal media mahasiswa yang bernama Suara Mahasiswa. Namun karena pemberitaannya dianggap membahayakan pemerintah, Suara Mahasiwa pun dibredel.
Di tahun 2019 ini, Pers Akademika memiliki visi : "Harmoni Akademika untuk mewujudkan media kampus yang berintegritas"
Adapun untuk misi, sebagai berikut:
1. Membangun dan memperkuat relasi baik internal maupun eksternal.
2. Bekerja sama dalam sinergitas antar elemen Pers Akademika untuk mencapai hasil kerja yang optimal.
3. Menjadi wadah untuk semua mahasiswa Unud yang memiliki minat jurnalistik.
4. Melatih dan memberdayakan bibit-bibit baru dalam rangka regenerasi keanggotaan Pers Akademika.
Di tahun 2019 ini, Pers Akademika memiliki visi : "Harmoni Akademika untuk mewujudkan media kampus yang berintegritas"
Adapun untuk misi, sebagai berikut:
1. Membangun dan memperkuat relasi baik internal maupun eksternal.
2. Bekerja sama dalam sinergitas antar elemen Pers Akademika untuk mencapai hasil kerja yang optimal.
3. Menjadi wadah untuk semua mahasiswa Unud yang memiliki minat jurnalistik.
4. Melatih dan memberdayakan bibit-bibit baru dalam rangka regenerasi keanggotaan Pers Akademika.