PENJUALAN TERUS MENINGKAT, MAHASISWA UNIVERSITAS UDAYANA KEMBANGKAN SALEP LUKA HERBAL KALPA TARU HEALING DARI PEGAGAN DAN JERUJU
Berita | 28 Aug 2026Pembuat: BKM
DENPASAR – Inovasi
mahasiswa Universitas Udayana
kembali menunjukkan perkembangan positif.
Kalpa Taru Healing dikembangkan dengan memadukan potensi
tanaman herbal lokal, semangat inovasi, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
Pegagan dipilih sebagai salah satu bahan utama karena sudah lama dikenal dan
digunakan dalam berbagai produk herbal, termasuk untuk perawatan kulit dan
luka. Sementara itu, daun jeruju menjadi salah satu tanaman lokal yang turut dikembangkan dalam formulasi produk.
Kombinasi kedua bahan tersebut menjadi ciri khas Kalpa Taru
Healing. Dalam proses pengembangannya, tim mahasiswa berusaha mengolah bahan
alami menjadi produk inovatif yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga
dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Nama Kalpa Taru sendiri mempunyai filosofi tentang kehidupan,
pertumbuhan, dan keberlanjutan. Filosofi ini menggambarkan semangat tim untuk
membangun inovasi yang terus berkembang dan
memberikan manfaat lebih
luas. Kalpa Taru Healing bukan
sekadar produk, tetapi
juga bagian dari upaya
mengangkat kembali potensi alam Indonesia melalui inovasi anak muda.
Minat Masyarakat Mendorong Peningkatan Penjualan
Perkembangan Kalpa Taru Healing makin terlihat dari meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap produk berbahan herbal. Lewat berbagai kegiatan promosi dan pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media digital, produk ini mulai semakin dikenal. Peningkatan penjualan menjadi salah satu pencapaian penting bagi tim pengembang. Kepercayaan dan antusiasme konsumen menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa punya peluang untuk terus berkembang di tengah masyarakat.