Luncurkan Inovasi TALAPARTA, Tim Udayana Lolos Pendanaan Pekan Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan Tahun 2026

Berita | 06 Aug 2026
Pembuat: BKM
Gambar Utama

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen mahasiswa Universitas Udayana dalam mengembangkan inovasi kewirausahaan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berorientasi pada pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan. TALAPARTA hadir sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi pengrajin anyaman lontar, khususnya terkait daya tahan bahan baku yang rentan menguning, berjamur, serta mudah rusak akibat kelembapan.

Melalui penerapan metode pengawetan menggunakan asam sitrat (citric acid) sebagai bahan pengawet alami, pengolahan daun lontar menjadi lebih optimal sehingga mampu meningkatkan ketahanan bahan lontar terhadap perubahan warna, menghambat pertumbuhan jamur, memperpanjang umur simpan produk, serta mengurangi kerusakan akibat kelembapan tanpa menghilangkan karakter alami seratnya.Talaparta juga memberikan sentuhan seni lukis Bali pada produk tas anyaman, Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas peluang pasar, sekaligus memperkuat daya saing UMKM kerajinan beridentitas budaya khas Bali di tengah perkembangan industri kreatif modern.

Ketua Tim TALAPARTA, I Gusti Ayu Dwi Payani dari Fakultas Hukum, bersama anggota tim lintas disiplin ilmu yang terdiri atas Kadek Canda Pratiwi dan Ni Made Puspa Darmayanti dari Program Studi Manajemen, I Dewa Gede Agung Adi Winata dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta I Kadek Tangkas Mas Wardiana Putra dari Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), berhasil menghadirkan inovasi TALAPARTA. Kolaborasi lintas bidang keilmuan ini memadukan aspek hukum, bisnis, keuangan, dan sains untuk menghasilkan solusi yang aplikatif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selama proses pembuatan, pengembangan dan inovasi, tim dibimbing oleh Ibu Dosen A. A. Istri Eka Krisna Yanti, S.H., M.H.

 

TALAPARTA lahir dari kepedulian tim peneliti terhadap tantangan yang dihadapi pelaku UMKM kerajinan anyaman lontar di Bali. Meskipun kerajinan lontar telah lama dikenal sebagai salah satu produk unggulan yang diminati pasar domestik hingga internasional, para pengrajin masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait ketahanan bahan baku yang memengaruhi kualitas dan daya saing produk. Padahal, selain menjadi bagian dari identitas budaya Bali, industri kerajinan lontar juga memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat dan menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak keluarga, khususnya perempuan Bali yang berperan besar dalam proses produksi. Melalui inovasi ini, tim berharap dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan kualitas dan ketahanan produk anyaman lontar, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM lokal, mendukung pelestarian warisan budaya Bali, serta mendorong terwujudnya usaha kreatif yang berkelanjutan.” Ungkapnya Dwipa selaku Ketua Tim Talaparta

Selamat kepada Tim PKM K Talaparta Universitas Udayana atas keberhasilannya. Tetap semangat mempersiapkan diri menghadapi Penilaian Kemajuan PKM pada awal September mendatang serta melaju hingga ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39. Semoga Tim Talaparta memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Universitas Udayana. 



Kembali